bukan maksudku untuk hiatus yang selama itu
bukan juga untuk mengkhianati para blogger yang sudah lama berjalan bersamaku
aku bukan pergi untuk selamanya
aku juga bukan lupa sama blog kesayanganku ini yg sudah lama menemaniku
bukan juga karna ada musibah yg menimpa
atau karna gempa di ciamis dan padang, bukan…
aku minta maaf telah lama meninggalkan dunia ini..
tapi jemari tanganku masih lincah memainkan tombol-tombol keyboard
yg memberikan tanda aku masih sayang blog ini
masih suka untuk berbagi manfaat, dan mencari berbagai manfaat
walaupun…sekarang kondisi ku sedikit berubah dari sebelumnya…
ku harap, teman-teman, kita masih bisa saling berbagi
ku harap kalian tidak melupakanku…
Pencemaran udara yang terjadi di kota-kota besar telah menyebabkan menurunnya kualitas udara sehingga mengganggu kenyamanan bahkan telah menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. Menurunnya kualitas udara tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil untuk sarana transportasi dan industri yang umumnya terpusat di kota-kota besar. Proses pembakaran bahan bakar fosil tersebut sepenuhnya tidak sempurna, sehingga gas hasil buangannya mengandung gas-gas yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Selain itu efek rumah kaca juga menjadi sebab utama atas meningkatnya pencemaran udara, sehingga memicu terjadinya global warming, yaitu meningkatnya suhu permukaan bumi akibat adanya pencemaran di berbagai lingkungan, salah satunya pencemaran udara yang disebabkan oleh meningkatnya produksi polusi udara dari hasil pembakaran bahan bakar fosil. Untuk mencegah terjadinya pencemaran udara tersebut perlu dilakukan usaha untuk mengendalikan pencemaran, yaitu dengan mengurangi konsentrasi dari zat-zat berbahaya yang dilepaskan ke lingkungan. Cara yang dilakukan dapat berupa usaha mengkonversikan gas-gas berbahaya tersebut menjadi gas yang ramah lingkungan.
Alhamdulillah, hari senin kemarin saya masuk Lab hanya sebentar. Hari itu saya bisa istrahat lebih, tapi capeknya sama saja dengan hari-hari biasa. Hingga sampai pada siang hari menjelang sore sebelum senja, kota Jogja dituruni hujan yang tidak begitu deras. Kataku dalam hati, sejuk sekali rasanya, di tengah panasnya kota Jogja akhirnya turun hujan juga. Terus berlanjut hingga sang surya merunduk di balik gunung di ufuk barat sana menarik serta cahayanya yg terang menjadi kian meredup dan akhirnya menjadi senja yg indah saat hujan sore itu. Saya teringat hari senin itu jadual saya mengajar ngaji di Masjid berkubah kuning emas kampus saya. Saya bergegas mandi walaupun cuaca saat hujan sore itu agak dingin, tapi dinginnya sejuk nuansa daerah pegunungan Merapi.
Waktu itu saya baru saja pulang mengajar privat fisika sahabat kecil saya yg juga belajar ngaji sama saya. Sepulang dari mengajar, saya memang ada rencana pergi silaturrohim ke rumah bu Lurah tempat saya KKN setahun yg lalu, lantaran ada acara di sana. Karna kesepakatan dengan teman yang lain kalo ntar berangkatnya habis magrib, terus saya berniat sholat magrib dulu di masjid dekat tempat tinggal teman saya. Kebetulan, pas saya sampai depan tempat tinggalnya, adzan magrib sedang dikumandangkan. Alhamdulillah…langsung saja saya menuju masjid itu dan berwudhu. Beberapa saat sebelum iqomat dikumandangkan, sembari menunggu jemaah lainnya, saya perhatikan jamaah yg berdatangan. Nampaknya akan ramai, soalnya masjid itu berada di tengah kampung dan dikelilingi rumah warga. 
Pagi ini saya baru kembali dari mengajar ngaji anak-anak mahasiswa baru angkatan 2008. Memang ini kegiatan rutin di kampus tempat saya kuliah bagi mahasiswa baru. Asrama tempat mengajar ngaji itu ga jauh dari tempat tinggal (baca : kos) saya yang sekarang. Pas pulang tadi entah apa yang membuat rasa ini jadi beda, indah ceria.. Melewati sawah yang masih menemani setia pinggiran jalan kampus yang berada sekitar tujuh kilo dari lereng merapi. Suasananya sejuk sekali. Hujan deras semalam masih menyisakan butir-butir titik air hujan di pucuk-pucuk dedaunan yang hijau segar itu. Kabut pagi langganan daerah ini pun masih terlihat menyapa setiap hembusan napas dalam jiwa ini. Segar…lega rasanya, walaupun hari ni saya harus ketemu dosen menyerahkan tugas TA yg dititipkan minggu lalu. Aaahhh biarlah, kenikmatan ini hanya dari Allah, tak ada lagi yg bisa menggantikannya.. sebelum sang surya yg gagah itu naik lebih tinggi lalu menghapus segera kesejukan ini..biar saya menikmatinya dulu.. 






Recent Comments