Archive for the 'cerita' Category

04
Jan
11

makan…


Memang seru dan gada habisnya membicarakan kata yg satu ini. Selalu banyak cerita tentang makan atau makan-makan. Siang tadi aku memutuskan untuk makan siang dengan kupat tahu. Enak bgt, baru tau aku, padahal Mas yg jual sudah sering lewat depan kos, tapi aku aja yg kurang gaul sampe-sampe Mas yg dah langganan lewat situ ga ku hapal :D Memang, biasanya aku masak nasi sendiri, biasa anak kos , terus lauknya aku beli di warung. Tapi siang tadi, keburu pergi ke kampus, jadi ga sempat siapin makan.

Ngomong-ngomong masalah makan lagi, emang gada ujungnya. Makan adalah salah satu kebutuhan utama manusia [dan makhluk lainnya termasuk makhluk halus, hihi]. Yang namanya kebutuhan, manusia sering merasa tidak puas, makan pun sering tidak puas, selalu pengen nambah lagi. Contohnya aku, baru aja siang tadi makan. Belum tiba malam, dah laper lagi, akhirnya aku makan lagi :D Kadang aku takut juga makan banyak-banyak, takut gemuk dan segala resiko lainnya yg diakibatkan banyak makan. Jangan sampe karna banyak makan perutku jadi buncit, aku kurang suka aja kalo perutku buncit. Aku sendiri punya eating management [halah], makan cuma tiga kali sehari, Continue reading ‘makan…’

16
Dec
10

Apa kata mereka…

Aktivitas menumpuk beberapa hari ini membuat ku kewalahan. Beberapa di antaranya memberikan kesan yg kurang enak. Memang setiap hal punya sisi baik dan buruk. Diri kita sendiri yang akan mampu menentukan dan memilah baik buruk itu. Mungkin aku perlu semangat untuk lebih siap dan bisa menghadapi kegiatan yang lebih banyak dari biasanya. Apalagi yg namanya manusia, memang tempatnya bersalah dan lemah. Pun, dirikita juga yg harus bisa menyiapkan tameng agar bisa terlindung dari kesalahan dan jauh dari kelemahan. Ini semua motivasi buat aku. Sobat blogger semua mohon doa dan dukungannya yaw..

Setelah sekian lama hiatus, ternyata memang banyak hal yg terjadi pada diri ku, dan memang hal-hal itu belum aku share disini. Pengembangan katalis konverter adalah tulisan terakhir ku sesaat sebelum aku hiatus saat itu. Waktu itu aku masih sibuk dengan urusan kampus, membantu beberapa proyek penelitian dosen ku. Tapi saat itu,  diwaktu yg sama aku juga melamar wanita part time job untuk menjadi instruktur bahasa Inggris disalah satu lembaga pendidikan bahasa Inggris di Jogja yg sebelumnya aku sendiri ikut les di lembaga tersebut, dan sempat meraih predikat the best student di kelas ku [bukan promosi lho :) ]. Jadi instruktur bahasa Inggris ini bagi ku hanya punya tiga tujuan, biar ga lupa ma bahasa Inggrisnya, bagi-bagi ilmu dan cari duit tambahan :D . Sampe akhirnya saat ini pun aku masih menekuni profesi itu. Happy, banyak teman dan pengalaman. Salah satu pengalamannya, lagi-lagi aku meraih predikat the best, tapi kali ini bukan sebagai student, tp sebagai the best instructor [ini juga bukan promosi :D ]. Penuh haru saat itu, senang, riang gembira [stop fachri, terlalu banyak..!] entah setan makhluk apa yg merasuki para member [baca : student] saat itu sehingga kebanyakan dari mereka memilih ku jadi the best instructor of the month. Terimakasih atas kepercayaan kalian. Alhamdulillah, semua berkat petunjuk-Nya. Tapi sob, semua predikat itu tidak menjamin apa-apa. Kita tetap manusia biasa tempatnya bersalah dan lemah. Maha Mulia Allah hanya Dialah yang boleh sombong. Continue reading ‘Apa kata mereka…’

09
Dec
10

“Tong Sam Chong” bukan “Tong Sam Pah”

Niat hati ingin bekam kepala seperti yg pernah kulakukan beberapa tahun yang lalu. Segala persiapan dah kulakukan, termasuk memangkas botak seluruh rambut yg ada di kepalaku. Sebelumnya memang aku janjian ma tukang bekam-nya, dan memang dia bilang sebaiknya rambutku dipangkas botak dulu sebelum ketemu beliau. Akhirnya, aku pergi ke pangkas rambut banci pria dan membiarkan rambut iklan shampo ku dipangkas habis. Pas aku bilang ke tukang cukurnya, “Mas, botak mas”, si tukang cukur nampaknya agak tersenyum memancarkan kelegaan hati karna kliennya yg satu ini tidak akan membuatnya sibuk dan terlalu lama mengurusi model rambut tertentu.

Kurang dari 15 menit semua selesai dan licin. Aku cuma tersenyum agak lebar di depan cermin tempat pangkas rambut itu melihat diriku yg sedikit lebih tampan berbeda dari sebelumnya. Lalu, dengan pede-nya aku keluar [tak lupa membayar] dan menuju Jalan Malioboro ke rumah sang tukang bekam. Continue reading ‘“Tong Sam Chong” bukan “Tong Sam Pah”’

13
Nov
10

Hhmmm, Alhamdulillah kembali juga…

Assalamu’alaikum teman-teman blogger…

Alhamdulillah, akhirnya setelah sekian lama hiatus dari dunia blog ini, aku berusaha untuk kembali dan memainkan jejari ku ini untuk merangkai kata-kata dalam tulisan, berusaha mencari celah manfaat dari teman-teman blogger semua. Aku rindu akan jalinan silaturrahim kita selama ini, dah lama ga sapa kalian semua. Kira-kira masih ingat ga ya sama aku…?

Mungkin aku ga perlu cerita kenapa selama ini hiatus, karna memang tidak ada yg perlu diceritakan. Aku hanya berharap agar jari-jari ku ini masih lincah merespon sederetan huruf di keyoard laptop tuaku. Dukungan teman-teman masih sangat aku harapkan, jangan ragu untuk mampir ya…

Doain aja ya, moga hati ini kembali istiqomah untuk kembali melangkah di dunia maya nan penuh cerita ini, agar tetap bisa berbagi manfaat, manjalin silaturrahim, moga aja makin luas, amiin..

13
Oct
09

bukan…

bukan maksudku untuk hiatus yang selama itu

bukan juga untuk mengkhianati para blogger yang sudah lama berjalan bersamaku

aku bukan pergi untuk selamanya

aku juga bukan lupa sama blog kesayanganku ini yg sudah lama menemaniku

bukan juga karna ada musibah yg menimpa

atau karna gempa di ciamis dan padang, bukan…

aku minta maaf telah lama meninggalkan dunia ini..

tapi jemari tanganku masih lincah memainkan tombol-tombol keyboard

yg memberikan tanda aku masih sayang blog ini

masih suka untuk berbagi manfaat, dan mencari berbagai manfaat

walaupun…sekarang kondisi ku sedikit berubah dari sebelumnya…

ku harap, teman-teman, kita masih bisa saling berbagi

ku harap kalian tidak melupakanku…

19
May
09

mengajar ngaji kala hujan senja itu…

Foto023Alhamdulillah, hari senin kemarin saya masuk Lab hanya sebentar. Hari itu saya bisa istrahat lebih, tapi capeknya sama saja dengan hari-hari biasa. Hingga sampai pada siang hari menjelang sore sebelum senja, kota Jogja dituruni hujan yang tidak begitu deras. Kataku dalam hati, sejuk sekali rasanya, di tengah panasnya kota Jogja akhirnya turun hujan juga. Terus berlanjut hingga sang surya merunduk di balik gunung di ufuk barat sana menarik serta cahayanya yg terang menjadi kian meredup dan akhirnya menjadi senja yg indah saat hujan sore itu. Saya teringat hari senin itu jadual saya mengajar ngaji di Masjid berkubah kuning emas kampus saya. Saya bergegas mandi walaupun cuaca saat hujan sore itu agak dingin, tapi dinginnya sejuk nuansa daerah pegunungan Merapi. Continue reading ‘mengajar ngaji kala hujan senja itu…’




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.