Archive for the 'nasehat' Category

28
Dec
10

introspeksi bukanlah hanya di akhir tahun

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yg telah memberikan segenap umat muslim limpahan rahmat dan hidayah-Nya hingga kita semua masih berkesempatan untuk bernafas dengan lega. Nikmat iman dan Islam adalah yg utama kita rasakan saat ini. Waktu berlalu dengan sangat cepat. Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2010, dan dalam hitungan hari yg tidak seberapa kita akan masuk di pesona tahun 2011.

Semua kita pasti sudah siap atau sedang mempersiapkan berbagai planning masa depan yg akan kita raih di tahun mendatang. Namun yg utama yg perlu kita renungkan sebelum menyusun rencana masa mendatang adalah mengoreksi apa-apa yg telah kita perbuat pada masa lalu agar rencana mendatang salah satunya bertujuan untuk memperbaiki/melengkapi kekurangan-kekurangan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Continue reading ‘introspeksi bukanlah hanya di akhir tahun’

22
Dec
10

I love you Mom

Pagi ini tiada yg lebih mendominasi isi kepalaku selain ingatan tentang Umi di rumah. Mungkin ini terlalu tidak berbudi, mengingat Ibu hanya pada hari Ibu. Bukan itu, tapi memang justru aku yg tidak ingin setiap ingatanku tentangnya menjadi bahan tulisanku di blog ini. Kalo aslinya si semua hari adalah hari Ibu. Ibu harusya diingat setiap saat, doa untuknya harus dipanjatkan setiap hari agar Allah selalu memberikan perlindungan dan keselamatan pada Ibu. Apalagi bagi para perantau seperti aku yg ga’ bisa bertemu Ibu setiap hari dan menunjukkan kasih sayang padanya. Selamat deh buat yg saat ini Ibu berada dekat bersama kalian.

Satu lagu dari Yusuf Islam (Cat Steven) yg berjudul ‘Your Mother’ telah mengalirkan air mataku yg aku sendiri sangat sadar bahwa aku sedang benar-benar merindukan Umi. Semua tentangnya mendominasi isi kepalaku dan membuat dadaku sesak, penuh rasa salah dan sedih. Sudah setahun lebih aku tidak bertemu dengannya, juga Aji (panggilan khas daerahku buat orang tua laki-laki yg telah naik haji). Aku pulang kampung terakhir setahun lebih yg lalu saat Idul Fitri tahun 2009, tahun ini aku ga pulang karna alasan ingin menyelesaikan skripsi, biar nanti pulangnya sekalian kalo dah ujian. Continue reading ‘I love you Mom’

17
May
09

sedih senja kala itu…

masjid senjaWaktu itu saya baru saja pulang mengajar privat fisika sahabat kecil saya yg juga belajar ngaji sama saya. Sepulang dari mengajar, saya memang ada rencana pergi silaturrohim ke rumah bu Lurah tempat saya KKN setahun yg lalu, lantaran ada acara di sana. Karna kesepakatan dengan teman yang lain kalo ntar berangkatnya habis magrib, terus saya berniat sholat magrib dulu di masjid dekat tempat tinggal teman saya. Kebetulan, pas saya sampai depan tempat tinggalnya, adzan magrib sedang dikumandangkan. Alhamdulillah…langsung saja saya menuju masjid itu dan berwudhu. Beberapa saat sebelum iqomat dikumandangkan, sembari menunggu jemaah lainnya, saya perhatikan jamaah yg berdatangan. Nampaknya akan ramai, soalnya masjid itu berada di tengah kampung dan dikelilingi rumah warga. Continue reading ‘sedih senja kala itu…’

23
Apr
09

jangan lalai…

Memang kesibukan dunia tidak henti-hentinya mengisi setiap waktu yang ada. Pasti ada aja yang ingin dikerjakan, padahal kita tau diantara itu semua ada yg tidak perlu kita kerjakan, hanya saja nafsu kita yang selalu berada di garis depan memimpin segala bentuk kemauan kita. 

Saya baru saja kembali diingatkan oleh sebuah nomor yang rutin hampir setiap hari mengirimkan saya sms tausiyah berisi hadits Nabi, perkataan para shohabat, perkataan para ulama’ dan juga beberapa terjemah ayat-ayat Alqur’an. Namun, kali ini adalah perkataan salah seorang sahabat Nabi, Ali bin Abi Tholib, beliau berkata : 

Jika ingin tau kedudukan kita di sisi Allah, maka lihatlah kesibukan kita. Apakah banyak untuk dunia atau akhirat”.

Kalimatnya sangat singkat, tapi sepenggal kalimat itu langsung bisa memberikan jawaban tentang posisi diri kita di hadapan Rabb Sang Pemilik jiwa ini. Spontan saya sadar dengan sekian banyak kesibukan kuliah ini menerka posisi diri ini di hadapan Allah. Tidakkah kita bersyukur, bahwa kesibukan kita untuk melakukan berbagai hal adalah juga atas ijin dari Allah. Bahkan ibadah terbaik kita yang bisa kita laksanakan dengan sempurna pun juga bisa kita jalankan atas ijin Allah. Bahagianya jika Allah memberikan ijin-Nya kepada kita untuk melaksanakan berbagai kebaikan, yang dari padanya kita bisa menabung banyak pahala yang tidak lain akan kita nikmati pada kehidupan yang abadi kelak. Continue reading ‘jangan lalai…’

05
Apr
09

memaknai kejadian setiap saat

Baru kira-kira satu bulan yang lalu jari tanganku terkena tendangan, entah kaki siapa yang tak sengaja menendang jari tanganku waktu maen bola dengan teman-teman Takmir Ulil Albab. Waktu itu aku disuruh jadi keeper, makanya tanganku ikut maen bola. Biasalah waktu rebutan bola sama musuh di depan gawang, aku berebutnya dengan tanganku sedangkan lawan tetap memainkan kakinya harap-harap bisa menembus gawang lawan. Akhirnya…ga cuma bola yang ketendang, jari tangan ku ikut ketendang. Kontan, aq langsung keluar lapangan sambil meringis kesakitan, rasanya mau patah jari tanganku. Aku khawatir, karna ni jari tangan kananku, ntar ga bisa buat nulis, apalagi da mata kuliah reaktor kimia yang kalo nyatat harus balapan sama pidatonya Pak Dosen. Continue reading ‘memaknai kejadian setiap saat’

12
Jan
09

demonstrasi bukan jihad

Seiring dengan semakin maraknya gencaran senjata yg memburu warga kaum muslimin Palestina, berbagai ormas di berbagai negara pun ikut menyuarakan penolakan dan pemberontakan mereka terhadap aksi tentara setan zeonis dan salibis di Palestine. Termasuk di dalamnya Indonesia yg merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga banyak di lihat aksi para pembela muslim Palestine yang direalisasikan melalui berbagai aksi penolakan, seperti demontrasi, sehingga tidak bisa dibedakan lagi mana aksi kampanye pemilu dan mana aksi pembelaan kaum muslimin Palestine karna semuanya dilakukan dengan cara yg sama, yaitu demonstrasi.

Memang tidak salah lagi bahwa demo-demo itu ialah dimaksudkan sebagai tindak solidaritas kaum muslimin Indonesia terhadap pembantaian massal muslim di Palestine. Namun terkadang aksi solidaritas ini tidak sesuai dengan apa yg mereka suarakan, artinya ada ketidaksesuaian antara niatan baik dengan tuntunan syariat yang ada. Sedangkan dalam aksi demonstrasi itu disuarakan,”jihad..!!jihad…!!” tanpa memahami apa sebenarnya yg dimaksudkan dengan jihad itu sendiri. Jadilah yg berteriak-berteriak itu setelah ia pulang dari aksi demo kembali lagi dengan aktivitasnya di rumah dan lupa dengan penderitaan kaum muslimin di Palestine karna mereka menganggap bahwa aksi demo yg baru saja mereka lakukan itu adalah jihad. Kenapa demikian? karna sekali lagi itulah arti jihad yg mereka sanjung yang notabene akan memeberikan sumbangsih keringanan penderiataan kaum muslimin Palestine. Bagaimana bisa teriakan jihad yg hanya sebatas di ujung lidah dapat meringankan penderiaan kaum muslimin Palestine? Itulah realita, kita terlalu banyak berbicara tapi sedikit bertindak, sedangkan pembicaraan itu belum tentu memberikan hasil apa-apa. Continue reading ‘demonstrasi bukan jihad’




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.