04
Nov
08

sakit itu mengingatkanku…

Sehat itu mahal, memang benar. Betapa banyak kegiatan dan aktivitas kita yang menjadi terhambat dan tertunda karna musibah melemahnya kondisi tubuh yang sakit. Apalagi bagi orang yg memiiki kegiatan padat dengan sederetan jadual aktvitas setiap harinya, ketika tertimpa sakit semua aktivitas itu bisa saja terhambat/tertunda. Dan betapa bahagianya ketika kita sehat. Berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan senang gembira.

Tapi ada satu hikmah ketika kita ditimpa musibah sakit. Sakit itu akan menjadi penggugur dosa-dosa kita jika kita tabah dan bersabar menghadapinya, serta berusaha untuk tidak berprasangka buruk kepada Allah atas ujian yg sedang diberikan. Bisa saja dalam aktivitas keseharian kita, ada diantara kegiatan yg kita lakukan itu menjadi sebab timbulnya dosa. Sehingga, sampai batas tertentu yg dihendaki Allah, Allah hendak menegur dan mengingatkan kita, agar kiranya kita berhenti sebentar dari berbagai kesibukan dan mencoba untuk introspeksi kesalahan apa yg sempat kita perbuat di hari-hari yg telah lalu. Jika memang demikian, maka ketika sakit itu datang dapat kita maknai sebagai hikmah dan rahmah dari Allah bahwa Allah hendak menegur kita, jadilah keberuntungan untuk kita karna Allah masih mengingatkan kita semasa di dunia.

Sebaliknya, yg sehat bugar belum tentu itu menjadi rahmat dari Allah. Apalagi jika kegiatan yg kita lakukan tidak bermafaat atau bahkan maksiat kepada Allah. Lalu Allah berpaling dari kita dan membiarkan kita dengan aktivitas tidak bermanfaat, sehingga kita tidak ingat akan dosa dan kesalahan kita. Allah murka dan akan membalas dosa kita di akhirat nanti dengan siksa yang pedih, jauh lebih pedih dari sekedar teguran musibah sakit yg Allah berikan semasa di dunia. Nau’dzubillah..

Aq berusaha menguatkan hati jika sakit itu datang. Baru saja aq lalui sakit demam dan flu berat saat bulan romadhon lalu. Kemudian sepulang aq dari kampung aq terkena musibah kembali. Ya, radang tenggorokan kronis itu membuatku tergeletak tak berdaya. Membuat cemas orang sekitar, menjadi sebab gundah orang-orang tercinta yg jauh disana. Kedengarannya biasa, hanya radang tenggorokan, suatu penyakit yg sangat biasa diderita orang banyak. Tapi ada yg membuatnya tak biasa. Batuk yg semakin menjadi lama-kelamaan membuat dadaku sesak dan sakit bukan kepalang. Dahak yg keluar telah bercampur darah. Apa ini, kataku. Aq bahkan curiga terkena TBC, tapi setelah permintaan kakakku untuk di rontgen dadaku, hasilnya negatif.

Bukan berkeluh kesah, tapi justru aq merasa selama ini sakit itu mengingatkanku. Mengingatkanku kepada berbagai ketidakberdayaan diriku di hadapan Kekuatan Allah. Kelemahan diriku di depan keMahaTinggian dan keAgungan Allah. Masih beruntung diriku diingatkan oleh Allah semasa aq hidup di dunia, sehingga aq berharap Allah memberi kesempatan untukku bertaubat. Aq takut, seandainya dosa-dosaku tak ditegur Allah. Aq takut teguranNya nanti menjadi satu dengan amarah keMahaBesaranNya di pengadilan tertinggi di akhirat nanti. Sandainya dosa itu besar dan tak terhitung, lalu Allah hanya memberikan peringatan dengan sakit ringan yg banyak membuat orang berkeluh kesah, apakah masih kita tidak bersyukur? Apakah masih kita lupa dengan kesalahan yg pernah kita lakukan di masa lalu?entah dosa kemarin, seminggu yg lalu, atau bahkan dosa bertahun-tahun yang tertumpuk melebihi gunung yg menjulang tinggi. Ataukah kita lebih memilih teguran Allah di akhirat nanti, sedangkan kita bahkan tidak mengingat akhirat sekalipun?

Mudah-mudahan sakit itu benar-benar menjadi pengingatku akan dosa-dosaku , sehingga aq bisa segera bertaubat. Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda yg artinya,

Setiap anak Adam pasti banyak berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang banyak berbuat salah ialah yg paling banyak bertaubat.

Apakah kita sudah termasuk anak Adam yg banyak bertaubat? Apakah kita sudah seperti Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu yang berkata,

Aku tidak menyesal seperti penyesalanku terhadap sehari yang berlalu, yang berarti jatah usiaku berkurang, sementara amalku tidak bertambah.

Atau perktaan Abu Syuraih,

Aku memikirkan tentang diriku, ternyata usiaku terus bertambah sedang amalku masih sedikit, sementara ajalku kian mendekat.

Kita bahkan tidak mengetahui dosa-dosa kita, bagaimana kita ingin bertaubat? Kita juga sering tidak menimbang apa yg kita kerjakan apakah bernilai pahala ataukah dosa.

Sungguh, benar-benar sakit yg cuma sebentar itu mengingatkanku…

Aq mengajak diriku pribadi dan saudara-saudariku muslim untuk pandai memaknai segala sesuatu yg menimpa kita, baik suka maupun duka. Mencoba mengambil hikmah sari sesuatu sekecil apapun untuk dijadikan pelajaran berharga demi mendekatkan diri kepada Allah, serta tidak merasa tenang dengan kesenangan, kebahagiaan, kekayaan atau bahkan kesehatan sekalipun…

Wallahu a’lam..


4 Responses to “sakit itu mengingatkanku…”


  1. November 8, 2008 at 8:57 am

    sakit adalah ujian kan mas ?

  2. 3 fantasyforever
    November 21, 2008 at 2:07 pm

    Sakit itu ujian yang pasti bisa dilewati:mrgreen:

  3. January 18, 2009 at 6:29 am

    Jika aktivitas kita tinggi, kita juga harus waspada dengan kondisi ketahanan tubuh kita bung.. Yah, minum vitamin atau gimana gitu.. Tapi, tergantung juga sih.. Saya paling tidak, dalam setahun dapat sakitnya satu kali. Itu pas musim hujan.. Apalagi di tempat saya sekarang ini, sangat dingin dan berkabut.. Beda sekali dengan Bima.

    Salam,
    OmpuNdaru


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Ami and the Night

A suspension of my life story and information. Shake it before use.

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Andik Taufiq

knick knacks of my daily life

Ransel Ijo

iTravel, iLearn, and iLive

ourlivetogether

You and Me, living our life together

Blog English Club

Connect, Learn and Have Fun!

%d bloggers like this: