10
Jan
16

Lombok itu gak melulu pantai

DSC_2669Sekali-sekali dong travelling bukan karena urusan pekerjaan. Bagaimana pun, namanya bekerja walopun bisa sambil jalan-jalan tetap saja pikirannya tidak se-plong dibanding dengan pure jalan-jalan, tanpa bekerja. Karena ini memang agenda spesial jalan-jalan, pastinya gak ke pantai dulu. Secara Lombok itu lengkap bgt, wisatanya tidak melulu pantai. Pesona keindahan alam pegunungannya juga sangat menawan dengan udara yang segar bebas polusi, sejuk sekali. Terlepas dari Gunung Rinjani yang menjadi salah satu icon Pulau Lombok, keindahan bebukitan dan air terjunnya melengkapi pesona alam pegunungan di Pulau Lombok. Nah, akhirnya, kali ini Alhamdulillah berkesempatan maen ke beberapa  air terjun yang hits banget di Lombok. Bertempat di Lombok bagian utara yang memang terkenal dengan wisata pegunungannya, air terjun ini mempunyai pesona alam yang sangat natural. Mencapainya perlu sedikit tenaga lebih dibanding bermain ke pantai. Tapi jangan khawatir, akses jalannya sudah sangat memadai, sehingga dari Kota Mataram dapat ditempuh sekitar dua jam sampai ke lokasi parkiran, dan dilanjutkan dengan berjalan kaki ala-ala anak explorer mendaki gunung melewati lembah menuruni tangga dan menyebrang beberapa aliran sungai dan melintasi bebatuan hutan yang besar.

Sekitar satu kilo sebelum tiba di lokasi parkir, kita sudah dapat merasakan sejuknya udara pegunungan, segar sekali. Spot wisata ini terdiri dari dua air terjun, pertama air terjun Sindang Gile dan satunya air terjun Tiu Kelep. Satu pintu masuk, satu kali beli tiket, tapi dua pesona alam ini dapat sekaligus dinikmati. Tiket yang cuma lima ribu rupiah pastinya sangat terjangkau. Perjalanan menuruni tangga dimulai tepat di sebelah loket pembelian tiket. Di samping tangga kita bisa melihat pemandangan hutan yang hijau, segar dan sejuk. Waktu turun diperlukan sekitar 20 menit menuju air terjun pertama, yaitu Sindang Gile. Lumayan curam turunannya, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini tangganya agak licin, jadi hati-hati jangan terburu-buru apalagi sambil berlari😀.

Sesaat sebelum tiba di Sindang Gile, ada cabang ke kiri dan ke kanan. Kalo air terjun Sindang Gile nya kita belok kiri, sedangkan ke kanannya kita nanti ke air terjun Tiu Kelep. Dari cabang ini, sudah bisa terlihat hempasan air terjun Sindang Gile dengan suara gemuruhnya yang terdengar jelas di tengah heningnya hutan. Gak sabar ingin cepat-cepat sampai bawah dan merasakan hempasan buih air terjun yang jatuh dari ketinggian sekitar 100 meter itu.

DSC_2670Inilah penampakan air terjung Sindang Gile yang menawan. Tanpa pikir panjang, saya dan kawan mengambil posisi dan mengeluarkan kamera dan tripod siap-siap mengambil gambar air terjun yang orang-orang bilang hits ini, haha, bukannya mandi, malah maenan kamera. Beberapa shoot kami ambil menggunakan set manual agar bisa mengukur komposisi cahaya dan mengatur speed supaya air terjunnya kelihatan lebih smooth jatuhnya. Semua gambar kami ambil dari jauh, maklum kamera saya tidak anti air, jadi memang harus ambil jarak yang kira-kira terhindar dari percikan air terjun. Antara pengen mandi dan berfoto, tapi lumayan rame saat itu, akhirnya kami memilih untuk sekedar mengambil foto saja. Basah si pakainnya karena memang hempasan air terjunnya benar-benar dahsyat, jadi kalo sekedar berdiri di dekatnya saja sudah cukup buat pakaian basah kuyup, yang pasti segar. Air sungainya jernih abis, dingin khas air pegunungan. Tapi sayang, tetap saja masih ada pengunjung yang malas bin gak bertanggung jawab buang sampah sembarangan. Padahal tong sampah sudah tersedia di beberapa titik di kawasan air terjun ini. Memang malas dan tidak tidak peduli itu penyakit parah.

DSC_2705Sudah puas di Sindang Gile, kami pindah menuju air terjun Tiu Kelep yang katanya lebih dahsyat lagi. Kami kembali ke percabangan tadi dan mengikuti jalan satunya. Asik bgt jalur tracking menuju air terjun yang ini. Diawal kami harus naik tangga yg sangat terjal, kemudian berjalan menyusuri parit aliran sungai dari Tiu Kelep. Kami juga menyebrang sungai aliran Tiu Kelep, cuma dangkal si tapi arusnya lumayan deras. Sekitar 20 menit juga perjalanan dari Sindang Gile ke Tiu Kelep, jalan berhimpit bebatuan besar juga kami lewati, jalur tracking yang seru. Hingga akhirnya kami sampai di Tiu Kelep, indah, sejuk, anginnya yang berhembus dari hempasan air terjunnya lebih kencang dari Sindang Gile, alhasil spot pengambilan foto pun harus lebih jauh lagi.

Puas perjalanan waktu itu. Asli dari pagi sampai sore kami berpetualang. Semoga dalam waktu dekat ini ada kesempatan untuk menjelajah air terjun hits lainnya. Aamiin.

 


21 Responses to “Lombok itu gak melulu pantai”


  1. January 10, 2016 at 1:44 pm

    Jadi inget temen kuliah dl yh skg di lombok..halah ..

  2. January 10, 2016 at 4:45 pm

    air terjun ini pernah lihat d photo teman yg membuatku kaget d lombok ada air terjun

  3. January 10, 2016 at 4:59 pm

    Asik banget nih foto slow speed-nya, saya malah belum pernah coba. Btw salam kenal mas🙂

  4. January 11, 2016 at 1:20 am

    trekkingnya susah gak ya kalo buat cewe-cewe rempong yang biasa ngemall kayak akyuuu??😀

  5. January 11, 2016 at 2:11 pm

    Tiu kelep mah keren banget, pulang nya lewat gorong2 seru banget

  6. January 12, 2016 at 11:44 am

    kelemahan saya cuma satu, kalo abis jalan ke air terjun, besoknya meriang hiksss..

  7. January 13, 2016 at 6:44 am

    Weh asyik, bisa main ceburan..

  8. January 14, 2016 at 1:20 pm

    Whoaaa air terjunnya kece!!! Noted banget ini, kebetulan punya sepupu yang tinggal di Lombok. Semoga bisa ke sana segeraaaa *.*

  9. February 5, 2016 at 2:09 am

    Di Lombok ada air terjun juga ya, kirain cuman pantai aja. habisnya kalo bahas destinasi Lombok pasti bahasnya pantai sih, gak ada yang bahas air terjunnya. tapi ini keren banget sumpah…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Ami and the Night

A suspension of my life story and information. Shake it before use.

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Andik Taufiq

knick knacks of my daily life

Ransel Ijo

iTravel, iLearn, and iLive

ourlivetogether

You and Me, living our life together

Blog English Club

Connect, Learn and Have Fun!

%d bloggers like this: